Tampilkan postingan dengan label Loker Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Loker Makalah. Tampilkan semua postingan

MAKALAH ABK :#9



BIMBINGAN DAN LAYANAN DI SD 

BAB II
PEMBAHASAN

1.  Struktur Program Bimbingan di SD
Struktur program bimbingan perkembangan yang komprehensif antara lain:
1.    Layanan dasar bimbingan.
2.    Layanan responsif.
3.    Sistem perencanaan individual.
4.    Pendukung sistem.
Komponen dan perbandingan alokasi program bimbingan dan konseling (Sara Capman, dkk., 1993 : 7) dapat diamati dari hasil perbandingan alokasi waktu untuk masing-masing komponen program bimbingan di SD adalah :
a.    Layanan Dasar Bimbingan 35-40 %
b.    Layanan Responsif 30-40 %
c.    Sistem Perencanaan Individual 5-10 %
d.   Pendukung Sistem 10-15 %
Berikut ini disajikan uraian dari masing-masing komponen, kecuali untuk pendukung sistem disajikan pada bagian pengembangan program.

MAKALAH ABK :#7

Langkah-Langkah Mengenali atau Menemukan Anak Berkebutuhan Khusus
 
BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
 
Pada mulanya, pengertian anak berkebutuhan khusus adalah anak cacat, baik cacat fisik maupun cacat mental. Anak-anak yang cacat fisik sejak lahir, seperti tidak memiliki kaki atau tangan yang sempurna, buta warna, atau tuli termasuk anak yang memiliki kebutuhan khusus. Pengertian anak berkebutuhan khusus kemudian berkembang menjadi anak yang memiliki kebutuhan individual yang tidak bisa disamakan dengan anak yang normal. Pengertian anak berkebutuhan khusus akhirnya mencakup anak yang berbakat, anak yang cacat, dan anak yang mengalami kesulitan.
Selama ini cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus masih negatif, maka pemenuhan layanan anak berkebutuhan khusus juga belum dapat memperoleh hak yang sama dengan anak-anak lainnya. Sehubungan dengan itu, maka guru sebagai ujung tombak pendidikan formal perlu memberikan layanan secara optimal bagi semua siswa termasuk anak berkebutuhan khusus. Karena dalam jenjang sekolah umum, termasik sekolah dasar, terkadang ditemui siswa yang termasuk anak berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian dan layanan pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Sebab anak-anak tersebut tidak serta merta dapat dilayani kebutuhan belajarnya sebagaimana anak-anak normal pada umumnya.

MAKALAH ABK : #6


Karakteristik Berkelainan Akademik dan Solusinya
BAB I 
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dunia pendidikan mengartikan diagnosis kesulitan belajar sebagai segala usaha yang dilakukan untuk memahami dan menetapkan jenis dan sifat kesulitan belajar. Masalah belajar yang terjadi dikalangan murid sering kali terjadi dan menghambat kelancaran proses belajar siswa. Keberbakatan menimbulkan permasalahan bagi penyandangnya apabila mereka tidak memperoleh dukungan dan bantuan yang diperlukannya.Permasalahan itu terutama timbul pada masa remaja.
Kondisi tertentu itu dapat berkenaan dengan keadaan dirinya yaitu berupa kelemahan-kelemahan dan dapat juga berkenaan dengan lingkungan yang tidak menguntungkan bagi dirinya. Masalah-masalah belajar ini tidak hanya dialami oleh murid-murid yang lambat saja dalam belajarnya, tetapi juga dapat menimpa murid-murid yang pandai atau cerdas.
Dalam perjalanan hidup manusia , setelah melalui masa perkawinan memiliki anak yang sehat secara fisik dan psikologis menjadi harapan berikutnya. Namun tidak semua harapan manusia bisa menjadi kenyataan. Sebagian kecil orang tua memiliki anak yang sejak kecil telah memiliki kelainan.

MAKALAH ABK :#5

Karakteristik Anak Berkelainan Mental Emosional
BAB I 
PENDAHULUAN
 

A.    TUNAGRAHITA
Anak berkebutuhan khusus yang mengalami kelainan mental-emosional, yaitu anak tunagrahita,tunadaksa dan tunalaras.
1.        Karakteristik Tunagrahita
Karakteristik anak tunagrahita, yang lebih spesifik berdasarkan berat ringannya kelainan dapat dikemukakan sebagai berikut:
A.       Mampudidik
Mampudidik merupakan istilah pendidikan yang digunakan untuk mengelompokan tunagrahita ringan. Mampudidik memiliki kapasitas intelegensi antara 50-70 pada skala Binet maupun Weschler. Anak mampudidik kemampuan maksimalnya setara dengan anak usia 12 tahun atau kelas 6 sekolah dasar, apabila mendapat pelayanan dan bimbingan belajar yang sesuai maka anak mampudidik dapat lulus Sekolah dasar. Tunagrahita mampudidik umumnya tidak disertai dengan kelainan fisik baik sensori maupun motoris, sehingga kesan lahiriah anak mampudidik tidak berbeda dengan anak normal sebaya, bahkan sering anak mampudidik dikenal dengan terbelakang mental 6 jam, hal ini dikarenakan anak terlihat terbelakang mental sewaktu mengiuti pelajaran akademik di sekolah saja, yang mana jam sekolah adalah 6 jam setiap hari.

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #8



#8
Negara, Pemimpin ( Khalifah ) dan Warga Negara

( Ira Widyastuti, Nurwatimah, Wahyuni )

A.    Pendahuluan
Negara adalah sebutan bagi sebuah wilayah yang didiami oleh segolongan manusia yang berlaku sebagai masyarakat wilayah tersebut, yang mana tunduk pada pemerintahannya sebagai ikatan politis antara mereka. Bila dikaitkan dengan Islam sebagai pasangan kata-kata negara, maka ketiga unsur pokok suatu negara yaitu; Teritorial wilayah, rakyat, dan ikatan politis belum cukup, nilai ke-Islaman juga perlu dimasukkan sebagai dimensi moral yang juga menjadi naungan unsur-unsur pokok negara tersebut. Inilah yang membedakannya dibandingkan negara-negara ‘biasa’ lainnya. Lalu, bagaimana kedudukan Islam dalam memobilisasi sebuah negara? Karena dimensi moral berbeda dimensi dengan dimensi fisik.

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #6



#6
KONSEP PERNIKAHAN, KELUARGA DAN MAWARIST
DALAM AGAMA ISLAM

·         ENRIS ERIF RITI RIYANI (F37012076)
·         KUSRINI CATURWARI (F37012092)
·         WIRNAWATI (F37012010)

A.           Pendahuluan
Segala sesuatu yang telah diatur dalam islam memiliki hikmah dan manfaat bagi pelakunya, baik itu diketahui maupun belum diketahui oleh manusia. Sikap seorang mu'min ketika sudah jelas datang aturan dari Allah dan Rosul Nya adalah sami'naa wa atho'naa kami dengar dan kami ta'at, sebagaimana Allah ta'ala jelaskan dalam Al Qur'an Surat An-Nuur ayat 51 :
Artinya: :
" Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung."

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #5



#5
BAB V
 IJTIHAD DAN ILMU PENGETAHUAN

(SLAMET HIDAYAT, SUFIAH, ARDIAN WIRANATA, ADITYA DEWANA)

A.    PENGERTIAN IJTIHAD
Kata ijtihad berakar dari kata al-juhd yang berarti al-thaqah (daya, kemampuan, kekuatan) atau dari kata al-jahd yang berarti al-masyaqqah (kesulitan,kesukaran). Dari itu, ijtihad menurut pengetian kebahasaannya bermakna badzl al-wus‘ wa al-majhud‖ (pengerahan daya dan kemampuan), atau pengerahan segala daya dan kemampuan dalam suatu aktivitas dari aktivitas-aktivitas yang berat dan sukar.
Ijtihad dalam terminologi usul fikih secara khusus dan spesifik mengacu kepada upaya maksimal dalam mendapatkan ketentuan syarak. Dalam hal ini, al-Syaukani memberikan defenisi ijtihad dengan rumusan : mengerahkan segenap kemampuan dalam mendapatkan hukum syarak yang praktis dengan menggunakan metode istinbath. Atau dengan rumusan yang lebih sempit : upaya seseorang ahli fikih (al-faqih) mengerahkan kemampuannya secara optimal dalam mendapatkan suatu hukum syariat yang bersifat zhanni.

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #4



#4 
AQIDAH ISLAM 
(RINTA LARASATI, HARIYATI, YUNIARTI)
 
BAB I 
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang masalah

Segala sesuatu yang Allah SWT ciptakan bukan tanpa sebuah tujuan. Allah SWT menciptakan bumi beserta isinya, menciptakan sebuah kehidupan di dalamnya, bukanlah tanpa tujuan yang jelas. Sama halnya dengan Allah SWT menciptakan manusia. Manusia diciptakan oleh Allah SWT tidak sia-sia, manusia diciptakan sebagai khalifah di bumi untuk mengatur atau mengelola apa yang ada di bumi beserta segala sumber daya yang ada.
Di samping kita sebagai manusia harus pandai-pandai mengelola sumber daya yang ada, sebagai seorang manusia juga tidak boleh lupa akan kodratnya yakni menyembah sang Pencipta, Allah SWT, oleh karena itu manusia harus mempunyai aqidah yang lurus agar tidak menyimpang dari apa yang diperintahkan Allah SWT.
Penyempurna aqidah yang lurus kepada Alla SWT tidak luput dari aqidah yang benar kepada Malaiakat-Malaikat Allah, Kitab- kitab yang diturunkan oleh Allah kepada para Rosul-rosul Allah untuk disampaikan kepada kita, para umat manusia.   
Pendidikan akidah merupakan asas kepada pembinaan Islam pada diri seseorang. Ia merupakan inti amalan Islam seseorang. Seseorang yang tidak memiliki akidah menyebabkan amalannya tidak mendapat ridhoAllah swt. Ayat-ayat yang pertama diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw di Makkah menjurus kepada pembinaan akidah. Dengan asas pendidikan dan penghayatan akidah yang kuat dan jelas maka Nabi Muhammad saw telah berjaya melahirkan sahabat-sahabat yang mempunyai daya tahan yang kental dalam mempertahan dan mengembangkan Islam ke seluruh dunia. Bilal bin Rabah tidak berganjak imannya walaupun disiksa dan ditindih dengan batu besar di tengah padang pasir yang panas terik

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #3



#3
BAB III
AL – HADITS

( Dayang Weni Lisdarsih, Desi Ariati, Yennie Armeina, Tio Galian Asta )

A.     Pengertian Dan Perbedaan Al-Sunnah Dengan Al-Hadits
Al-hadits adalah perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi.
Muhammad SAWyang dijadikan landasan syariat islam. Hadits dijadikan sumber hukum islam selain Al-Quran yang mana kedudukan haditsmerupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an.
Kedudukannya yang lebih lengkap adalah sebagai berikut :
·         Al-Qur’an
·         Hadits
·         Ijtihad
·         Ijma (kesepakatan para ulama)
·         Qiyas (menetapkan suatu hokum atas perkara baru yang belum ada pada masa Nabi Muhammad hidup).

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #2



#2
BAB II
AL-QURAN SEBAGAI SUMBER HUKUM
( Novita Ayu Wardani, Muzilma, Praditia )

A.                Pengertian Al-Quran
Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam dan menjadi pedoman hidup bagi manusia. Al-Quran adalah kalam Allah swt  yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw dengan perantaraan malaikat Jibril.
Sumber hukum yang sekaligus sebagai dalil hukum yang utama dan pertama terdapat dalam wahyu Allah SWT, yaitu kitab suci al-Qur’an. Nama wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, dikenal dengan nama:
·           Al-Quran artinya bacaan mulia, sebagaimana disebutkan antara dalam QS. Al-Qiyamah : 17,18; QS. Al-Isra’ : 88, QS. Al-Baqarah : 85 dan seterusnya.
·           Al-Kitab atau Kitabullah, artinya kitab suci, sebagaimana disebutkan antara dalam QS. Al-Baqarah : 2, QS.al-An’am : 114.
·           Al-Furqan, artinya pembeda, yang membedakan antara yang benar dengan yang batil,sebagaimana disebutkan antara lain dalam QS: al-Furqan: 1
·           Al-Dzikr, artinya peringatan, sebagaimana disebutkan antara lain dalam QS. Al-Hijr : 9. Menurut para ulama nama lain terhadap al-Quran antara lain al-Mubin, al-Karim, al-Kalam, dan An-Nur.

MAKALAH : TUGAS AGAMA ISLAM #1



#1 
BAB I
MANUSIA DAN AGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM


( OLEH : Andika Maja, Fahmi Tri Yudha Putra, Meisty Dawani, Delly Yuandi )

A. Pengertian Agama dan Manusia
            Dunia kita adalah dunia perubahan dan pergantian , tak ada sesuatu yang tetap didalamnya. Segalanya akan senantiasa berubah, memudar dan setelah itu  mati.
            Seperti itu pulakah agama ? Adakah kurun tertentu bagi agama, sehingga bila ia telah lewat , usia agama pun akan berakhir ? Ataukah keadaanya tidak seperti itu ? Akankah ia tetap lestari di tengah-tengah manusia, sehingga seandainya muncul gerakan yang memerangi ataupun yang berusaha menghabisinya, gerakan seperti itu pasti tak akan berhasil ? Bahkan agamalah yang tetap hidup, tak terpadamkan, dan tetap berdetak, lalu muncul lagi dan menyatakan kehadirannya dalam berbagai rupa lain, segera setelah itu ?
            Will Durant, penulis yang tidak percaya kepada agama manapun, mengatakan dalam bahasannya mengenai sejarah dan agama :
“ Agama memiliki seratus jiwa. Segala sesuatu bila di bunuh , pada kali pertama itu pun ia sudah mati untuk selama-lamanya, kecuali agama. Sekiranya ia seratus kali dibunuh, ia akan muncul lagi dan kembali hidup setelah itu. ”( Murtadha Mutahhari, 1992 : 41 )    
            Jadi, berdasarkan pendapat diatas dapat kita simpulkan bahwa, Agama tidak akan pernah hilang, karena apabila agama tersebut telah hilang, seiring berjalannya waktu pasti akan muncul kembali agama-agama lainnya.

LOKER MAKALAH #5



BENCANA KABUT ASAP 
BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
     Setiap musim kemarau masyarakat  selalu mendapat gangguan dari asap. terutama  di Kalimantan barat akan diliputi asap kabut pekat . Jarak pandang terganggu, aktivitas sosial dan ekonomi juga terganggu. Di laut lepas maupun di sejumlah sungai yang padat transportasi air menjadi sangat rawan kecelakaan. Sejumlah bandara sesekali tutup karena jarak pandang tak mencukupi untuk keselamatan penerbangan.
    Masalah ini selalu berulang, tetapi tidak ada penyelesaian yang permanen. Padahal penyebabnya salah satunya  yakni Kebakaran hutan. Hal itu dilakukan oleh pemilik hak pengusahaan hutan (HPH) maupun oleh petani tradisional. Motifnya adalah untuk membuka lahan perkebunan baru maupun untuk lahan pertanian baru. Membuka lahan baru dengan membakar adalah cara yang paling hemat dan cepat.

LOKER MAKALAH #4

Makalah Tentang Teknologi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran

TEKNOLOGI PENDIDIKAN

A.   Pengertian Teknologi Pendidikan
Menurut AECT, Teknologi pendidikan diartikan sebagai bidang garapan yang terlibat dalam penyiapan fasilitas belajar (manusia) melalui penelusuran, pengembangan, organisasi, dan pemanfaatan sistematis seluruh sumber-sumber belajar dan melalui pengelolaan seluruh proses ini.
Teknologi pendidikan bermakna suatu proses yang terintegrasi, yang melibatkan manusia, prosedur, gagasan, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah-masalah pendidikan dan cara-cara pemecahannya, mencobakan model-model pemecahan, mengadakan penilaian, dan mengelolanya. Dalam pemecahan masalah-masalah kependidikan, semua sumber belajar yang dirancang, dipilih dan digunakan untuk menciptakan kegiatan belajar. Sumber-sumber tersebut dinyatakan sebagai pesan, orang, material, peralatan, metode, dan lingkungan atau situasi.

LOKER MAKALAH #3



PERAN ORGANISASI KESISWAAN (OSIS) DALAM MENINGKATKAN SIKAP SALING KERJA SAMA

BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang
Setiap manusia selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupannya karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain yang mana dalam hal ini tumbuh sikap saling kerjasama. Untuk itu, sifat kerjasama perlu ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat agar suatu yang diharapkan dapat tercapai dengan mudah dan cepat apabila adanya saling kerjasama yang baik antara satu dengan yang lainnya.
Di dalam kehidupan masyarakat juga perlu adanya suatu wadah yang dapat digunakan untuk menyalurkan aspirasi pandangan, pemikiran dan pendapat demi tercapainya tujuan bersama, oleh karena itu dibentuklah suatu organisasi. Banyak bentuk-bentuk organisasi di dalam masyarakat baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, namun pada dasarnya tujuan terbentuknya dari organisasi tersebut adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

MAKALAH : KONDAS IPA #8 EKOSISTEM & LINGKUNGAN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
            Ekosistem disusun oleh dua komponen, yaitu lingkungan fisik atau makhluk tidak hidup (komponen abiotik) dan berbagai jenis makhluk hidup (komponen abiotik ). Berbagai jenis makhluk hidup tersebut dapat dikelompokkan menjadi satuan-satuan makhluk hidup dan ekosistem merupakan salah satunya.
            Dalam kehidupan, setiap organism selalu memerlukan sesuatu dari lingkungannya dan lingkungan akan menerima sesuatu dari organism. Jadi, organisme dan lingkungan saling mengadakan hubungan timbal balik (intraksi) yang disebut ekosistem. Ekosistem diartikan sebagai hubungn timbal balik (interaksi) antara makhluk hidup dengan lingkungan. Cabang ilmu biologi yang mempelajari eklogi. Istilah ekologi pertama kali diperkenalkan oleh E. Haeckel pada tahun 1860 sehingga dia disebut sebagai bapak ekologi.
            Ruag lingkup kajian ekologi yang utama, yaitu perubahan populasi suatu spesies pada waktu yang berbeda-beda, perpindahan yang lain, serta factor yang mempengaruhinya dan terjadinya hubungan timbal balik antar makhuk hidup (hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme) dan lingkungannya (cambell, 2003:388).

MAKALAH : KONDAS IPA II #7 Kesehatan & Penyakit & Pencegahannya



 KESEHATAN, PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA

BAB 1
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Kesehatan merupakan hal terpenting dalam hidup kita. Jika tubuh sudah tidak sehat, maka untuk melakukan aktivitas sehari-hari kurang maksimal bahkan ada yang tidak bisa melakukannya karena kendala kesehatan. Oleh sebab itu jika kita igin tubuh kita sehat terus dan terhindar dari bibit penyakit, kita harus tahu apa sih sebenarnya sehat itu, dan bagaimana cara kita mendapatkan tubuh yang selalu sehat?
Di sini kami akan membahas tentang apa itu sehat dan bagaimana cara kita menjaga kesehatan kita. Kami juga akan membahas macam-macam penyakit, mulai dari penyakit menular, tidak menular sampai penyakit yang menurun. Kami juga akan membahas cara untuk mencegah agar terhindar dari penyakit tersebut. Minimal berusaha untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Untuk itu, penting bagi kita mengetahui tentang pendidikan kesehatan, berawal dari diri kita sendiri.

MAKALAH PKN : #1



 

MAKALAH PKN
KONSEP DASAR PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SD
  





DOSEN :
Drs. H. Nurhadi

DISUSUN OLEH :
1.      Aditya Dewana  (F37012068)
2.      Ardian Wiranata (F37012070)
3.      Wahyuni (F37012028)



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
JURUSAN PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2012

MAKALAH : KONDAS IPA #6 Penjelajahan Antariksa



Penjelajahan Antariksa  (Lets FLY)

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Penjelajahan angkasa adalah eksplorasi fisik dari benda di luar Bumi dan biasanya menyangkut teknologi, ilmu pengetahuan, dan politik yang berhubungan dengan luar angkasa. Salah satu yang paling terkenal dan aspek penting dari penjelajahan angkasa adalah pendaratan manusia pertama di bulan dalam perlombaan angkasa antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Ide mengirim objek ke angkasa terdapat di dalam pikiran dari banyak penulis sains fiksi ratusan tahun sebelum hal itu menjadi kenyataan. Beberapa karya ini juga menulis penggambaran bagaimana hal tersebut dapat dilakukan. Pada abad 20, dengan pengembangan propulsi teknologi yang cukup, material yang kuat dan ringan dan terobosan teknologi dan sains lainnya, ide misi luar-bumi tidak lagi hanya sekedar impian tapi suatu kenyataan.
Sejak manusia modern muncul dalam sejarah, hingga abad-abad terakhir, peradaban manusia masih "terikat" pada Bumi, belum mampu menjangkau awan, apalagi ruang angkasa.
Barulah dalam seratus tahun terakhir penerbangan manusia dan pesawat roket mampu mewujudkan semuanya. Dalam kurun waktu itu, umat manusia sudah mampu mengirim orang ke bulan, menerbangkan robot penjelajah ke Mars, dan mengutus wahana teleskop antariksa hingga ke tata surya dan membawa citra semesta lebih dekat lagi ke mata kita.

MAKALAH : KONDAS IPA II #5 Makluk Hidup & Perkembangbiakannya

Makluk Hidup & Perkembangbiakannya
 
BAB I 
PENDAHULUAN
A.          Latar Belakang
Sepeti yang diketahui makhluk hidup hidup adalah segala sesuatu yang bias bernafas dan bisa bergerak. Makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan (air maupun darat) serta tumbuhan. Tidak hanya memeiliki kemampuan untuk bernafas dan bergerak, makhluk hidup juga mempunyai  kemampuan untuk berkembangbiak yang dalam hal ini tumbuh dan berkembang.
Berangkat dari hal itu, penulisan makalah ini nantinya di harapkan dapat memperjelas dan untuk memudahkan dalam memahami  bagaimana proses perkembangbiakan makhluk hidup baik manusia,hewan dan tumbuhan.

up